8 Cara Melebatkan Bulu Mata Secara Alami dan Terbukti Berhasil

Memiliki bulu mata yang lebat dan sehat tentu menjadi idaman banyak orang, terutama para kaum wanita. Bulu mata yang lebat memang bisa membuat penampilan menjadi lebih cantik dan menarik, sehingga tidak mengherankan jika hampir semua orang akan berupaya untuk bisa merawatnya dengan baik.

Hal ini tentu akan menjadi mudah bagi mereka yang terlahir dengan bulu mata yang lebat, namun bagaimana dengan orang-orang yang pada dasarnya hanya memiliki bulu mata yang terbilang tipis saja?
Ada banyak hal yang membuat bulu mata tipis dan terlihat tidak lebat, berikut ini adalah beberapa di antaranya:

• Kondisi bulu mata yang tipis bisa saja dibawa sejak lahir. Hal ini biasanya akibat faktor keturunan / genetika yang diwarisi dari orangtua.

• Penggunaan make-up yang berlebihan dan terlalu sering juga bisa menyebabkan bulu mata menjadi tipis dan bahkan rontok.

• Bulu mata juga bisa menipis akibat kurangnya asupan vitamin E di dalam tubuh.

• Faktor usia juga akan mempengaruhi tingkat ketebalan bulu mata seseorang. Sebagaimana rambut, bulu mata juga akan menipis seiring dengan bertambahnya usia.

Dibandingkan dengan penggunaan kosmetik dan bulu mata palsu untuk mendukung panampilan agar lebih maksimal, melebatkan bulu mata tentu menjadi pilihan yang jauh lebih baik. Ada banyak cara melebatkan bulu mata dengan cara yang aman dan alami, sehingga tidak mengandung resiko yang bisa saja menimbulkan masalah pada mata itu sendiri. Bagaimanapun juga, kesehatan mata tentu wajib menjadi prioritas utama, bukan?

Hindari penggunaan bahan-bahan kimia yang beresiko bagi mata, simak beberapa cara menebalkan bulu mata secara alami berikut ini:

1. Gunakan teh hijau

Kandungan antioksidan yang terdapat di dalam teh hijau, sangat ampuh untuk memperbaiki dan mengurangi kerusakan pada rambut. Hal ini juga bisa digunakan pada bulu mata yang tipis, sebab teh hijau secara efektif dapat membantu menyuburkan bulu mata. Seduh secangkir teh hijau dengan air hangat, dan biarkan menjadi agak dingin.

Ambil dua lembar kapas, lalu celupkan pada teh dan tempelkan pada bagian bulu mata. Akan lebih mudah jika hal ini dilakukan sambil berbaring dan menutup kedua mata, sehingga teh bisa meresap dengan sempurna pada bulu mata. Lakukan perawatan setidaknya 2 kali dalam sepekan.

➡ Baca Juga Cara Membuat Lip Scrub Sendiri

2. Menggunakan kulit lemon

Kulit lemon mengandung asam folat dan juga vitamin C yang cukup tinggi, dan ini akan membantu bulu mata menjadi lebih lebat dan sehat. Kulit lemon yang digunakan adalah kulit lemon yang telah dikeringkan, proses pengeringan ini bisa dilakukan dengan membiarkannya selama 2-3 minggu di wadah terbuka dalam suhu ruangan.

Cukup ambil sesendok kulit lemon kering dan masukkan ke dalam mangkuk, tambahkan minyak zaitun secukupnya dan tunggu hingga kulit lemon menjadi basah kembali. Terapkan pada bulu mata dengan menggunakan kapas dan biarkan semalaman, lalu bilas di pagi harinya. Lakukan cara ini 2 kali seminggu, agar bulu mata lebih lebat dan sehat.

3. Pakai minyak zaitun

Penggunaan minyak zaitun untuk berbagai kebutuhan kesehatan dan kecantikan, tentu tidak perlu diragukan lagi. Minyak ini memang mengandung banyak vitamin alami yang dapat menyuburkan rambut, termasuk bulu mata.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

Cukup oleskan minyak zaitun pada bulu mata secara merata dari pangkal hingga ujungnya, sebagaimana ketika menerapkan maskara pada bulu mata. Lakukan hal ini di malam hari sebelum tidur, biarkan hingga pagi dan bersihkan sebelum melakukan ritual perawatan wajah di pagi hari. Cara ini akan berhasil jika dilakukan secara teratur, minimal 3 kali dalam sepekan.

4. Memakai minyak kemiri

Sejak dulu minyak kemiri banyak diandalkan untuk mengatasi masalah rambut, sebab kemiri bisa membuat rambut lebih tebal dan sehat. Kemiri juga bisa digunakan untuk melebatkan bulu mata, tentunya setelah diolah menjadi minyak terlebih dahulu. Gunakan minyak kemiri ini di malam hari, yakni dengan menerapkannya ke bulu mata dengan menggunakan kapas. Biarkan sepanjang malam dan bilaslah di pagi hari, agar nutrisinya terserap dengan sempurna pada bulu mata.

5. Menggunakan telur

Telur mengandung vitamin B dan biotin yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk melebatkan bulu mata. Cukup ambil satu telur dan aduk bersama satu sendok makan gliserin hingga teksturnya mengental. Gunakan kapas untuk menerapkan adonan telur ke bulu mata agar merata, lalu diamkan sekitar 20 menit. Bilas dengan air dingin setelahnya, dan lakukan hal ini 3 kali sepekan untuk hasil maksimal.

➡ Baca Juga Cara Memanjangkan Bulu Mata

6. Pakai petroleum jelly

Bukan hanya melembutkan saja, namun petroleum jelly memang dapat membantu menjaga kesehatan bulu mata. Cukup dengan menerapkannya pada bulu mata di malam hari, sehingga bisa meresap dengan baik dan bekerja dengan maksimal. Lakukan hal ini dengan teratur, setidaknya 3-4 kali dalam sepekan.

7. Menggunakan lidah buaya

Lidah buaya memiliki nutrisi dan juga beragam vitamin yang baik bagi rambut, termasuk bulu mata. Penggunaan tanaman yang satu ini juga terbilang mudah, yakni cukup dengan menerapkan gelnya secara langsung pada bulu mata. Biarkan selama semalaman, sehingga bisa meresap dengan sempurna pada bulu mata. Bersihkan di pagi hari, dan lakukan hal ini sebanyak 3-4 kali dalam seminggu.

8. Menggunakan minyak jarak

Kaya akan kandungan vitamin E dan juga asam amino, minyak jarak memang bisa melebatkan bulu mata dengan cepat. Terapkan minyak jarak dengan kapas pada bulu mata dan biarkan sepanjang malam, sehingga bisa bermanfaat dengan maksimal. Bilas mata di pagi harinya, dan lakukan hal ini 2 kali seminggu untuk hasil terbaik.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

Meski memiliki bulu mata yang tipis dan tidak lebat, menggunakan kosmetik dan bulu mata palsu tentu bukan pilihan yang tepat. Cobalah untuk melebatkan bulu mata dengan cara yang lebih baik, sebab ada banyak cara mudah yang dapat ditempuh untuk membantu melebatkan bulu mata tersebut.

Cara melebatkan bulu mata secara alami, dapat dilakukan dengan mengandalkan berbagai bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar kita. Lakukan dengan teratur, sehingga bulu mata bisa lebat dan menjadi lebih sehat dari sebelumnya.

8 Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah Yang Ampuh

Memiliki bekas luka pada bagian tubuh tentu akan terasa mengganggu, terutama bagi kaum wanita. Bekas luka biasanya membuat penampilan menjadi tidak sempurna, apalagi jika bekas luka ini berada pada area tubuh yang terbuka dan kerap menjadi perhatian, seperti area wajah. Jika dibiarkan, maka bisa saja bekas luka ini mengurangi rasa percaya diri, terutama bagi mereka yang selalu ingin tampil maksimal dan nyaman. Saat bekas luka terekspos, maka hal ini tentu akan sangat menganggu penampilan, bukan?

Menggunakan kosmetik untuk menutupi / menyamarkan bekas luka mungkin bisa dijadikan pilihan, namun hal ini tentu akan terasa merepotkan dan mengurangi kenyamanan. Akan jauh lebih baik jika bekas luka dihilangkan saja dengan cara alami, sebab ada banyak cara menghilangkan bekas luka di wajah yang bisa dilakukan dengan mudah, berikut ini beberapa di antaranya:

1. Minyak zaitun

Minyak yang memiliki kandungan vitamin E yang tinggi ini, ampuh untuk mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk untuk bekas luka. Gunakan minyak zaitun murni, agar hasil yang didapatkan juga maksimal. Oleskan minyak zaitun pada bekas luka di malam hari, lalu biarkan sepanjang malam hingga meresap dengan sempurna. Bilas dengan air bersih keesokan harinya, dan lakukan setiap malam hingga bekas luka pudar.

➡ Baca Juga Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah

2. Lidah buaya

Lidah buaya kaya akan kandungan vitamin E dan juga asam amino yang bisa memperbaiki jaringan parut seperti bekas luka pada wajah. Namun selalu pastikan untuk menggunakan lidah buaya yang tidak bergetah, agar kulit tidak gatal atau bahkan meradang. Ambil sepotong lidah buaya, lalu belah menjadi 2 bagian hingga gelnya terlihat.

Diamkan sebentar dan singkirkan getahnya (yang berwarna hijau) dengan menggunakan sendok / pisau. Oleskan gel pada bagian bekas luka secara perlahan, lalu pijat ringan dengan gerakan melingkar, agar gel meresap dengan sempurna. Oleskan kembali, dan diamkan hingga mengering. Basuh wajah dengan air bersih, ulangi langkah ini setiap hari hingga bekas luka pudar.

3. Lemon

Buah yang kaya akan vitamin C ini memiliki efek mencerahkan kulit dan juga meregenerasi kulit baru. Gunakan lemon sebagai bahan alami untuk menghilangkan bekas luka, sebab prosesnya terbilang cepat dan sangat mudah untuk dilakukan. Ambil satu buah lemon, potong menjadi 2 bagian dan oleskan pada bagian wajah yang memiliki bekas luka.

➡ Baca Juga Cara Membuat Wajah Mulus Dan Berseri

Lakukan perlahan, agar wajah tidak terluka dan memerah. Pijat lembut kulit yang telah diolesi lemon tersebut, sehingga sari lemon meresap dengan baik pada kulit. Lakukan cara ini 4-5 kali dalam seminggu, agar bekas luka segera pudar.

4. Daun mint

Daun kecil yang wangi ini memiliki kandungan mineral alami yang baik untuk meregenerasi pertumbuhan kulit yang baru. Ambil beberapa lembar daun mint yang segar, lalu haluskan dengan cara ditumbuk atau diremas. Jika daun mint telah lembut, terapkan pada bekas luka dan pijat area tersebut dengan lembut. Biarkan selama 30 menit, agar meresap dengan baik pada kulit, lalu bilas dengan menggunakan air hangat. Ulangi kembali langkah ini sebanyak 3-4 kali dalam seminggu, agar bekas luka bisa pudar dengan cepat.

5. Mentimun

Bukan hanya mendinginkan kulit saja, mentimun juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas luka pada kulit. Gunakan mentimun sebagai masker wajah, agar bisa membantu untuk memudarkan bekas luka tersebut dengan cepat. Ambil satu buah mentimun segar, cuci dan blender hingga halus.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Cacar

Tidak perlu menambahkan air, sebab buah yang satu ini mengandung banyak sekali air. Ambil pasta mentimun tersebut dan terapkan pada seluruh bagian wajah, termasuk bekas luka. Jika digunakan secara teratur, masker ini efektif utuk menyamarkan bekas luka dan meregenerasi kulit wajah menjadi lebih segar dan kenyal.

6. Madu

Antioksidan dan juga nutrisi lainnya yang terdapat di dalam madu, akan sangat efektif untuk meregenerasi kulit yang baru pada wajah yang memiliki bekas luka. Gunakan madu murni, agar hasilnya juga baik dan maksimal. Oleskan madu pada bekas luka, lalu pijat melingkar dengan lembut bagian tersebut. Biarkan madu meresap dengan sempurna (sekitar 1 jam), sebelum akhirnya dibilas dengan menggunakan air dingin. Lakukan ritual ini secara teratur, setidaknya 4 kali seminggu hingga bekas luka hilang.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Jerawat Di Dada

7. Gunakan krim penghilang bekas luka

Selain menggunakan bahan-bahan alami, krim / gel penghilang bekas luka juga bisa digunakan untuk mengatasi bekas luka pada wajah. Namun krim ini biasanya hanya efektif untuk luka baru, dan kurang maksimal pada bekas luka yang lama. Biasanya krim ini mengandung vitamin E, silikon, serta bahan lainnya yang dapat memperbaiki jaringan kulit. Penggunaannya juga cukup mudah, yakni hanya dioleskan pada bagian wajah yang memiliki bekas luka.

8. Pasta pisang

Pisang juga mengandung vitamin C yang tinggi dan cukup ampuh untuk menyamarkan bekas luka pada wajah. Ambil satu buah pisang matang, kupas dan haluskan pada mangkuk kecil. Oleskan pasta ini pada bekas luka, lalu pijat dengan gerakan melingkar agar meresap dengan sempurna. Biarkan selama 1 jam, lalu bilas dengan air dingin. Ulangi 3-4 kali dalam seminggu, agar hasilnya maksimal.

Bekas luka kerap menjadi sebuah masalah, terutama jika berada pada area wajah. Cobalah untuk menggunakan cara yang tepat dalam mengatasi bekas luka pada wajah, agar bekas luka bisa pudar dan wajah kembali bersih.

Membiarkan bekas luka pada wajah, bisa saja mengganggu penampilan setiap harinya, terutama bagi kaum wanita. Ada banyak cara menghilangkan bekas luka di wajah, cobalah salah satunya, sehingga masalah ini akan bisa teratasi dengan baik dan lebih mudah.

8 Cara Mengobati Cantengan Dengan Mudah dan Alami

Cantengan atau dalam istilah medisnya disebut paronychia, dapat terjadi karena adanya bakteri yang masuk ke bawah jari atau kuku kaki. Cantengan memang terlihat sepele, namun rasa sakitnya tidak dapat disepelekan. Ketika jari kaki atau tangan kita mengalami cantengan akan menimbulkan rasa nyeri, bau tidak sedap, dan membuat tidak nyaman.

Ketika terjadi cantengan, biasanya selalu diikuti dengan munculnya nanah di permukaan kulit. Hal ini karena kulit mengalami luka akibat kuku yang tajam dan luka itu mengalami infeksi. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab terjadinya cantengan, di antaranya; kurang menjaga kebersihan jari-jari kaki dan tangan, memotong kuku tidak rapi sehingga di ujungnya menjadi tajam.

Bisa pula akibat mencuci kuku dengan bahan kimia yang terlalu keras, kerap menghisap jari yang dapat melukai kulit, dan pemakaian sepatu yang lembab.

Jika hal ini terjadi pada kita, maka jangan dibiarkan begitu saja karena efeknya akan semakin sakit. Efek dari cantengan bisa terjadi pembengkakan, memerah, munculnya nanah, hingga penderitanya terkena demam. Semakin lama dibiarkan, maka efeknya juga akan semakin parah, yaitu jari kaki atau tangan dapat membusuk.

Oleh karena itu, kita perlu mengobatinya dengan pergi ke dokter. Namun, sebelum pergi ke dokter, ada beberapa alternatif dalam mengobati cantengan sendiri. Berikut ini cara mengobati cantengan, yaitu antara lain.

1. Rendam Kaki dengan Air Hangat

Mengobati cantengan yang paling mudah adalah dengan merendam kuku yang sakit dengan air hangat. Di dalam air hangat tersebut tambahkan sabun antibakteri. Rendam kaki selama 15 menit. Cara ini dapat dilakukan berulang kaki dalam sehari (sekitar 3 sampai 4 kali) hingga sembuh.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik Secara Alami

Selain merendamnya dengan campuran air hangat dan sabun antibakteri, Anda juga dapat merendam kuku yang terasa sakit dengan campuran air hangat dan garam. Rendam selama 10 sampai 15 menit. Garam dapat mengusir segala bakteri di dalam kuku dan juga permukaan kulit yang cantengan. Perendaman ini diharapkan dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit yang akan membantu proses penyembuhan.

Cara ini dapat dilakukan ketika cantengan baru terasa di awal-awal. Tanda-tanda cantengan adalah rasa sakit di daerah sekitar kuku, memerah hingga bengkak, kemudian ketika diraba terasa hangat dan keras.

2. Gunakan Lemon

Lemon mengandung vitamin C yang terkenal ampuh untuk memutihkan kulit. Selain memutihkan kulit, ternyata lemon juga dapat memulihkan cantengan. Hal ini karena lemon mengandung antioksidan yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antiseptik yang dapat mengatasi masalah-masalah kulit.

Anda cukup mengoleskan lemon di sekitar kuku. Dengan begitu, perasan air lemon yang menyentuh kuku dapat menghilangkan kulit mati, membersihkan, dan melembabkan kuku. Ketika mengobati cantengan dengan perasan lemon tentu akan terasa perih. Namun, cobalah sesaat tahan rasa perihnya dan oleskan terus agar infeksinya menghilang.

3. Gunakan minyak pohon teh

Pohon teh sangat terkenal dan berguna untuk kesehatan kulit, baik untuk perawatan ataupun pengobatan. Salah satunya adalah untuk mengobati cantengan.

Seperti lemon, minyak pohon teh ini juga memiliki kandungan disinfektan yang berguna untuk menghilangkan dan mengobati semua jenis bakteri kulit. Anda cukup mengoleskan minyak pohon teh ini (baik secara langsung atau menggunakan kapas atau cotton bud) pada permukaan kulit kuku yang terasa sakit.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

Jika pengobatannya ingin lebih intens, ambillah kain kassa kemudian teteskan minyak pohon teh di atasnya, lalu balutlah pada bagian kulit yang cantenga. Diamkan selama beberapa jam. Namun, jangan terlalu lama, karena takut memicu infeksi kembali.

4. Mengobati Cantengan dengan Cuka Sari Apel

Selain untuk mengobati segala penyakit dalam, cuka sari apel juga dapat dikapai untuk pengobatan luar, salah satunya adalah sakit pada permukaan kulit kuku tangan atau kaki, yang disebut cantengan. Cara pemakaiannya sama, yaitu oleskan cuka sari apel pada permukaan kulit yang sakit.

Tidak hanya cuka sari apel, kita juga dapat memakai cuka yang biasa dipakai untuk memasak. Untuk pengobatan cantengan, campurkan cuka dengan sedikit air. Rendam jari yang sakit atau terinfeksi selama 15 menit. Cara ini dapat Anda lakukan setiap hari hingga cantengan Anda sembuh.

5. Lidah Buaya

Aloe vera atau lidah buaya adalah obat alami dan terbaik untuk menghilangkan jamur dan bakteri. Anda hanya perlu mengoleskan daerah yang terinfeksi bakteri pada gel lidah buaya, sesering mungkin. Minimal penggunaan tujuh hingga delapan kali sehari. Cara ini dapat terus dilakukan hingga infeksi pada jari-jari kaki dan tangan membaik.

6. Gunakan Jahe

Jahe adalah salah satu tanaman herbal yang kerap digunakan untuk pengobatan alami. Oleh karena itu, jahe juga dapat digunakan untuk mengobati cantengan. Parut jahe kemudian campurkan dengan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, oleskan pada permukaan kulit yang terkena infeksi kemudian tutup dengan menggunakan perban.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Kaki Keseleo

7. Bawang Merah

Tidak hanya sebagai bumbu dapur, bawang merah juga dapat dipakai untuk mengobati cantengan. Cara penggunaannya hamper sama dengan jahe di atas. Cukup giling bawang merah ini dan campur dengan minyak kelapa secukupnya. Setelah itu, oleskan pada kuku yang sakit dan tutup dengan perban. Lakukan cara ini rutin selama tiga hari berturut-turut.

8. Krim Antibiotik

Mengobati cantengan tidak hanya dengan bahan-bahan alami. Kita pun dapat menggunakan krim antibiotik yang memang berguna untuk mengobati cantengan, seperti krim Gentamisin dan Klindamisin. Oleskan krim tersebut pada permukaan kulit yang terinfeksi. Hal ini dapat dipakai jika kategori cantengan masih ringan. Jika sudah berat, maka dokter akan memberikan obat antibiotik sebagai tambahan untuk diminum.

➡ Baca Juga Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat

Demikianlah cara mengobati cantengan. Anda juga harus menggunakan gunting kuku yang tumbuh ke dalam, namun pastikan gunting kuku tersebut steril dan tajam. Guntinglah secara perlahan dan hati-hati. Semakin cepat diobati tentu akan semakin lebih baik. Namun, jika tak kunjung membaik, malah bertambah bengkak dan bernanah, segeralah ke dokter agar segera diatasi.

Untuk selanjutnya, agar cantengan tidak terjadi kembali, kita dapat mencegahnya dengan menggunakan sepatu yang nyaman. Kemudian ketika menggunting kuku bentuklah menjadi bulat (bukan datar). Gunting kuku dengan benar adalah upaya kita mencegah cantengan tidak kembali datang.

8 Cara Membuat Wajah Mulus Dan Berseri Secara Alami

Wajah mulus memang menjadi dambaan tiap wanita. Kulit yang cerah, cantik, dan terlihat sehat memang salah satu hal yang menentukan kecantikan seorang wanita. Kulit yang sehat akan membuat seseorang terlihat cantik.

Namun, berbagai gaya hidup dan kebiasaan manusia dapat mempengaruhi warna kulit wajah sehingga tidak lagi mulus, seperti stres karena tekanan pekerjaan, polusi, nutrisi yang tidak mencukupi, kurang tidur, kulit rusak akibat terkena sinar UV, kulit kusam akibat merokok, serta meminum alkohol secara berlebihan.

Sangat banyak skincare dan produk perawatan kulit wajah yang dapat Anda temui di pasaran, namun tentunya harganya juga cukup mahal. Namun jangan khawatir, karena kini Anda dapat membuat sendiri produk perawatan kulit untuk membuat wajah mulus di rumah, seperti dengan menggunakan 8 bahan berikut:

1. Buah Lemon

Lemon memang sudah sangat tersohor sebagai salah satu buah yang dapat mencerahkan kulit. Lemon mengandung asam sitrat yang dapat mengangkat kulit mati pada wajah sehingga mencerahkannya. Lemon juga mengandung vitamin C yang dapat mengurangi bercak hitam pada kulit wajah dengan meremajakan kulit. Untuk menggunakan lemon, Anda bisa memilih 3 cara berikut:

Caranya:

  • Peras satu buah lemon, dan gunakan air perasannya untuk melumuri wajah dan leher hingga merata. Diamkan selama 10 menit dan bilas dengan air hangat. Setelahnya, gosokkan mentimun ke kulit wajah untuk menambah kelembutan dan kelembapan. Lakukan sekali sehari secara rutin.
  • Cara kedua adalah dengan memeras setengah buah lemon dan mencampurkannya dengan 2 sdm madu. Oleskan merata pada wajah selaa 15-20 menit dan bilas dengan air hangat.
  • Untuk mengangkat kulit mati, campurkan dua sdt perasan lemon dan dua sdt gula. Nantinya campuran ini akan berbentuk scrub yang dapat digunakan untuk memijat kulit wajah. Lakukan scrub sebanyak seminggu sekali untuk kulit yang bersinar dan mulus.

➡ Baca Juga Cara Membuat Lulur Alami

2. Kunyit

Kunyit merupakan zat antiseptik alami yang sangat bak untuk mengurangi bekas luka serta bekas jerawat pada wajah. Kunyit juga dapat membuat kulit wajah menjadi lebih mulus. Untuk menggunakan kunyit, pilih salah satu dari 2 cara berikut:

Caranya:

  • Campurkan satu sdm bubuk kunyit dengan jus nanas untuk membuat pasta. Aplikasikan pada wajah dan leher hingga masker campuran ini kering seutuhnya. Bilas dengan air hangat dan lakukan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu untuk mengurangi noda pada wajah.
  • Buatlah pasta campuran antara bubuk kunyit dan tepung gram, campurkan dengan sedikit air atau susu. Oleskan pada wajah dan leher hingga mengering dan basuh dengan air hangat setelah 15 menit. Sekali seminggu dengan masker ini, wajah Anda dijamin lebih mulus.

3. Madu

Untuk mendapatkan kulit yang mulus, tentunya kulit wajah memerlukan pelembab alami sehingga terlihat sehat dan segar. Madu merupakan salah satu pelembab alami yang memiliki sifat antibakteri, sehingga membantu pula menghindari timbulnya jerawat pada wajah. Untuk menggunakan madu, pilih salah satu dari 2 alternatif berikut:

Caranya:

  • Gunakan madu tanpa campuran apapun, oleskan ke wajah dan leher secara merata. Diamkan selama 15-20 menit, kemudian basuh dengan air hangat. Lakukan sekali sehari.
  • Campurkan satu sdt madu dengan 2 sdt susu. Tambahkan satu sdt tepung gram dan aduk hingga merata, oleskan ke wajah selama 20 menit. Lakukan sekali seminggu untuk kulit wajah mulus yang bersinar dan lebih cerah.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

4. Aloe Vera (Lidah Buaya)

Lidah buaya memiliki banyak manfaat bagi kulit. Pertama, bersifat sebagai antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Selain itu, zat anti peradangan yang terdapat dalam lidah buaya membantu menyembuhkan kulit yang iritasi. Lidah buaya juga memiliki sifat astringen, yang membantu menyembuhkan luka lebi cepat. Ditambah lagi kemampuan lidah buaya yang dapat melembapkan kulit serta meremajakannya.

Untuk menggunakan lidah buaya, petik satu helai daunnya, kemudian ambil gel di dalamnya. Oleskan gel tersebut ke wajah dan leher hingga mengering selama sekitar 30 menit, kemudian bilas dengan air hangat. Ulangi 3-4 kali selama seminggu dan rasakan perbedaannya.

5. Baking Soda

Baking soda yang biasanya digunakan untuk membuat kue ternyata dapat menyeimbangkan pH kulit, yang sangat penting untuk menjaga kulit agar lebih cerah. Baking soda memiliki kandungan antiseptik dan anti peradangan, juga dapat mengangkar sel-sel mati dan berbagai kotoran yang membuat wajah tidak mulus.

Untuk menggunakan baking soda, campurkan satu sdt baking soda dengan satu sdt air atau perasan lemon sehingga menghasilkan busa. Kemudian aplikasikan pada wajah dan gosok perlahan untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Bilas dengan air hangat dan keringkan dengan handuk halus. Ulangi 2-3 kali dalam seminggu untuk hasil yang maksimal.

➡ Baca Juga Cara Membuat Lip Scrub Sendiri

6. Mentimun

Mentimun mengandung zat yang dapat membuat kulit lembab, menutrisi kulit, serta membuat kulit lebih mulus dengan memperbaiki sel-sel yang rusak dan mengangkat sel kulit mati. Untuk menggunakan mentimun, pilih salah satu alternatif berikut:

Caranya:

  • Iris-iris mentimun sedikit tebal, kemudian gosokkan irisan mentimun tersebut pada wajah. Biarkan ekstrak mentimun menempel di wajah semalaman, kemudian bilas dengan air hangat di pagi hari.
  • Blender campuran antara mentimun dan lemon untuk d ijadikan masker wajah. Oleskan pada wajah dan tunggu hingga mengering sebelum dibilas dengan air hangat.

7. Pepaya

Buah pepaya yang mudah sekali didapat di Indonesia ini ternyata juga dapat meningkatkan tekstur kulit serta menjaganya tetap cerah. Pepaya mengandung enzim papain yang berfungsi sebagai antibakteri yang juga dapat mengangkat sel-sel kulit mati. Untuk menggunakan pepaya, lakukan langkah-langkah berikut:

Caranya yaitu:

  • Potong-potong pepaya menjadi bagian yang kecil.
  • Tambahkan satu sdt madu. Hancurkan hingga membentuk pasta.
  • Oleskan pada wajah dan leher selama setengah jam.
  • Bilas dengan air dingin dan keringkan wajah.
  • Aplikasikan air mawar ke wajah setelahnya untuk menjaga kesegaran.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Alpukat

8. Minyak Kelapa

Minyak kelapa sangat kaya akan antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas yang menyebabkan tanda-tanda penuaan pada kulit seperti timbulnya kerutan halus. Minyak kelapa juga akan membantu kulit menjadi lebih lembut dan ternutrisi, serta dapat masuk ke bagian terdalam kulit untuk menjaga kelembaban kulit wajah. Untuk menggunakan minyak kelapa, lakukan langkah-langkah berikut:

Caranya adalah:

  • Hangatkan sedikit minyak kelapa di microwave.
  • Oleskan secara merata ke wajah, leher, tangan, dan kaki.
  • Pijat halus selama 10 menit.
  • Bilas dengan air hangat, lakukan sekali dalam sehari.

Demikianlah 8 macam bahan yang dapat digunakan untuk membuat kulit wajah lebih mulus. Semoga bermanfaat bagi Anda yang bersemangat untuk membuat kulit lebih cantik dan menawan.

8 Cara Mengobati Luka Bakar Agar Cepat Kering Secara Alami

Apa yang pertama kali terpikirkan, ketika kita atau anggota keluarga lainnya mengalami luka bakar? Reaksi alami kita adalah panik dan bahkan bisa saja kebingungan untuk mengambil tindakan. Hal ini sangat wajar, mengingat sesuatu yang terjadi di luar perkiraan tentu sangat mungkin untuk menimbulkan syok pada seseorang. Namun sangat penting untuk memahami dengan baik penanganan yang tepat terhadap luka bakar, terutama jika kondisi luka pada korban memang terbilang parah dan cukup berat.

Kenali dengan baik jenis / tingkat keparahan luka bakar itu sendiri, agar bisa memberikan tindakan pertama yang tepat bagi korban. Jika penanganan pertama ini salah, maka bisa saja kondisi korban justru menjadi lebih buruk.

Ada banyak cara mengobati luka bakar, namun ini hanyalah untuk luka bakar dalam tingkat yang tidak parah. Simak beberapa cara berikut ini:

1. Air dingin

Penggunaan air dingin bisa dilakukan sebagai upaya pertama dalam menangani luka bakar. Namun selalu pastikan untuk menggunakan air dingin (suhu ruangan) saja, bukan air es atau bahkan batu es. Gunakan juga air dingin yang bersih, agar tidak memberi infeksi pada luka bakar.

Air dingin bisa mengurangi peradangan yang terjadi akibat luka bakar, bahkan sedikit mengurangi rasa nyeri. Alirkan air dingin bertekanan kecil pada luka bakar dan biarkan hingga 15-20 menit. Proses ini bisa dilakukan sebelum tindakan lainnya untuk mengatasi luka tersebut.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Cacar

2. Minyak lavender

Minyak yang dapat memberikan efek menenangkan ini, bisa juga digunakan untuk mengobati luka bakar yang terjadi pada kulit. Oleskan minyak lavender pada kulit yang luka, lalu biarkan meresap. Minyak ini bisa mengurangi nyeri dan juga peradangan yang terjadi pada luka bakar, terutama jika digunakan secara rutin sebanyak 4 kali dalam sehari.

3. Teh hitam

Kandungan asam tannic yang terdapat di dalam teh hitam, akan membantu mengurangi rasa panas serta nyeri pada luka bakar. Gunakan teh dalam kemasan kantong, agar lebih mudah diterapkan pada luka bakar. Celupkan teh pada segelas air panas dan biarkan 5 menit agar sarinya keluar terlebih dahulu.

Celupkan kembali teh ke dalam gelas berisi air dingin, agar kantong teh tidak panas. Oleskan kantong teh tersebut pada permukaan luka, lakukan hati-hati agar luka tidak terbuka / semakin parah. Ulang hal ini sebanyak beberapa kali, agar luka menjadi dingin dan tiak nyeri.

4. Madu

Madu kaya akan nutrisi alami dan juga antibiotik alami yang dapat menangkal radikan bebas. Cairan kental ini bisa digunakan untuk mengobati luka bakar, bahkan yang dalam tingkat parah sekalipun. Gunakan madu murni dengan cara mengoleskannya pada luka bakar, sehingga luka lebih cepat kering dan membaik.

Madu juga bisa mengurangi rasa panas dan nyeri pada luka, termasuk menghilangkan bekas luka setelah sembuh nanti. Lakukan pengobatan dengan madu ini sebanyak 5-6 kali dalam sehari, agar luka cepat pulih kembali.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

5. Minyak zaitun

Minyak yang kaya akan kandungan nutrisi dan vitamin E ini, dapat melembabkan kulit dan mengembalikan elestisitasnya dalam waktu yang terbilang cepat. Minyak zaitun juga bisa menyembuhkan luka bakar, dan mempercepat proses regenerasi kulit yang baru pada luka tersebut. Oleskan minyak zaitun secara rutin pada luka, sebanyak 3 kali dalam sehari. Jika dilakukan dengan tekun, maka luka bakar akan segera pulih dan bahkan bekasnya juga akan terlihat tersamarkan.

6. Bawang

Bawang juga bisa digunakan untuk mengobati luka bakar, sebab tanaman yang satu ini kaya akan fosfor serta berbagai zat lainnya yang dapat mengurangi peradangan. Kupas dan potong bawang menjadi 2 bagian, lau oleskan perlahan pada luka bakar. Bawang akan mengurangi rasa nyeri pada luka, termasuk mengurangi peradangan dan kemerahan yang terjadi.

7. Minyak kelapa

Minyak kelapa kaya akan kandungan asam lemak nabati, yang memiki khasiat untuk mengatasi infeksi jamur serta parasit lainnya. Penggunaan minyak kelapa untuk mengobati luka bakar telah banyak dilakukan sejak dulu, bahkan ini menjadi salah satu obat tradisional yang paling banyak digunakan untuk mengatasi luka bakar.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

Gunakan minyak kelapa murni, agar khasiat yang dapatkan memang maksimal. Oleskan minyak kelapa pada permukaan kulit yang terbakar, dan biarkan hingga meresap sempurna. Untuk hasil terbaik, lakukan hal ini 4-5 kali dalam sehari.

8. Kulit pisang

Kaya akan kandungan vitamin C dan juga antioksidan, kulit pisang mampu mengobati luka bakar dengan baik. Bukan hanya itu saja, kulit pisang juga memiliki efek mendinginkan, sehingga bisa mengurangi panas dan nyeri pada luka bakar. Ambil kulit pisang yang telah matang, lalu letakkan pada luka bakar (bagian dalam kulit pisang ditaruh di atas bekas luka. Oleskan perlahan kulit pisang tersebut pada luka bakar, sehingga kandungan di dalamnya bisa meresap degan baik pada luka. Ulangi hal ini sampai beberapa kali dalam sehari.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Kaki Keseleo

Luka bakar merupakan jenis luka serius yang harus segera ditangani dengan segera, agar tidak meradang ataupun mengalami infeksi. Lakukan tindakan pertama yang tepat untuk luka bakar, sehingga proses penyembuhan bisa berjalan dengan baik.

Cara mengobati luka bakar pada kulit akan sangat tergantung pada jenis luka bakar itu sendiri, kenali dan tangani dengan tepat, agar luka bakar bisa pulih dengan cepat dan tidak semakin parah.

8 Masker Untuk Kulit Berminyak Yang Alami dan Ampuh

Kulit Anda sering terlihat lebih berkilau dibanding teman-teman ketika berfoto bersama? Tandanya kulit wajah berminyak dan memerlukan perawatan lebih agar tidak menyebabkan masalah lainnya seperti jerawat dan komedo.

Salah satu cara melakukan perawatan kulit berminyak adalah dengan membuat sendiri masker alami yang mampu mengurangi produksi minyak pada kulit wajah dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita, seperti misalnya 8 masker untuk kulit berminyak yang alami berikut.

1. Mentimun + Lemon + Putih Telur

Masker alami untuk kulit berminyak yang pertama menggunakan telur. Putih telur mampu mengecilkan pori-pori kulit wajah dengan mengencangkannya, sementara perasan lemon mampu menjaga pH kulit sehingga tidak memproduksi banyak minyak. Mentimun sebagai pelengkap memberikan kesegaran tersendiri pada wajah, melembabkannya sehingga tidak banyak minyak di wajah apalagi dengan aktivitas yang padat. Berikut merupakan cara membuat masker mentimun, lemon, dan putih telur:

Caranya:

  • Parut mentimun, dan ambil parutannya dengan takaran 1 sdm.
  • Pisahkan putih telur sebanyak satu butir.
  • Campurkan mentimun, putih telur, dan perasan lemon sehingga membentuk campuran yang dapat digunakan sebagai masker.
  • Aplikasikan ke wajah selama 10-20 menit.
  • Kemudian bilas dengan air hangat.
  • Lakukan saat sore hari karena perasan lemon cukup sensitif terhadap cahaya matahari dan mudah menguap jika kondisi terlalu panas.

2. Pisang + Madu + Lemon

Pisang mampu menyerap dan menjaga nutrisi agar tetap tersimpan di permukaan kulit wajah sehingga menghindari banyak minyak diproduksi kelenjar kulit. Selain itu, penggunaan pisang juga mampu mengangkat sel kulit mati. Berikut cara membuat masker pisang, madu, dan lemon:

Caranya:

  • Siapkan 3 sdt pisang yang sudah dihancurkan, setengah sdt madu dan perasan lemon.
  • Campurkan seluruh bahan sehingga membentuk masker yang mudah dioleskan.
  • Oleskan ke bagian wajah dan leher, hindari area mata, selama 20 menit.
  • Basuh dengan air dingin dan lakukan rutin seminggu sekali.

3. Teh Hijau + Madu + Lidah Buaya

Teh hijau sangat kaya akan antioksidan yang baik untuk kulit. Lidah buaya mampu menjaga kelembaban kulit, menyerap minyak berlebih, serta menyembuhkan jerawat yang mungkin timbul karena banyaknya produksi minyak. Lakukan langkah berikut untuk membuat masker teh hijau, madu dan lidah buaya.

Caranya:

  • Siapkan 2 sdt teh hijau bubuk, 1 sdt madu, dan 1 sdm gel lidah buaya segar.
  • Campurkan semua bahan sehingga merata dan siap digunakan sebagai masker.
  • Aplikasikan pada wajah dengan hati-hati, diamkan selama 15-20 menit.
  • Basuh wajah dengan air dingin
  • Lakukan dua kali seminggu untuk hasil maksimal.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Alpukat

4. Apel + Lemon + Daun Herbal

Campuran masker yang satu ini mampu membersihkan kulit wajah, menutrisinya, serta meratakan warna wajah. Apel juga bermanfaat untuk membersihkan jerawat serta flek hitam pada wajah, mengandung antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas sehingga mencegah tanda-tanda penuaan dini. Berikut cara penggunaannya:

Caranya:

  • Siapkan satu buah apel, perasan lemon, setengah sdt daun sage dan setengah sdt rosemary.
  • Rebus terlebih dahulu apel sehingga dagingnya sedikit lunak, kemudian tumbuk dan buang bijinya. Tambahkan perasan lemon serta daun herbal. Aduk merata.
  • Aplikasikan pada wajah selama sekitar 20 menit sebelum dibilas dengan air hangat.
  • Lakukan rutin minimal seminggu sekali untuk kulit bebas minyak.

➡ Baca Juga Cara Membuat Lulur Alami

5. Jeruk + Lidah Buaya

Jeruk memiliki kandungan vitamin C yang sangat baik untuk mengatasi masalah kulit berminyak. Selain itu, antioksidan pada jeruk juga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan dini yang disebabkan oleh serangan radikal bebas. Untuk membuat masker jeruk dan lidah buaya, lakukan langkah-langkah berikut:

Caranya:

  • Peras satu buah jeruk berukuran sedang.
  • Tambahkan satu sdt gel lidah buaya.
  • Campurkan sehingga membentuk pasta yang lembut dan mudah diaplikasikan ke wajah.
  • Oleskan dan diamkan masker pada wajah selama 15 menit
  • Basuh dengan air hangat dan lakukan 1-2 kali dalam seminggu.

6. Oatmeal + Yogurt + Madu

Oatmeal akan memberikan tekstur kasar masker yang mampu mengangkat minyak lebih menyeluruh. Yogurt akan membantu melembabkan kulit, mengurangi flek hitam, serta mengurangi peradangan akibat jerawat. Untuk membuat masker ini, lakukan langkah berikut:

Caranya:

  • Siapkan 3 sdm oatmeal yang sudah ditumbuk menjadi bubuk, 2 sdm yogurt, setengah sdt madu. Campurkan seluruh bahan sehingga membentuk masker.
  • Oleskan masker ke seluruh wajah kecuali bagian bibir dan mata selama 15 menit.
  • Bilas dengan air hangat, usahakan lakukan rutin minimal seminggu sekali.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Wajah Berminyak

7. Tomat + Lemon

Kandungan pada tomat juga sangat efektif untuk menghilangkan minyak berlebih pada wajah. Di samping itu, tomat juga mengandung likopen yang sangat baik untuk kesehatan kulit dengan melembabkannya, menyembuhkan jerawat, serta dapat mencerahkan kulit. Berikut cara membuat masker tomat dan lemon:

Caranya:

  • Siapkan 1 buah tomat yang telah diparut, 1 sdt perasan lemon, dan 2 sdt tepung.
  • Campurkan semua bahan sehingga membentuk masker yang mudah dioleskan pada wajah. Tepung berguna untuk memberikan padatan sehingga masker tidak terlalu cair.
  • Diamkan pada wajah selama 15 menit
  • Kemudian dibilas dengan air hangat.

8. Stroberi + Lemon

Stroberi memang tidak diragukan lagi manfaatnya dalam menghilangkan minyak pada wajah. Selain itu, stroberi mampu mengencangkan pori-pori, mencegah jerawat, dan mengelupas kulit mati sehingga tidak menyebabkan jerawat atau komedo. Untuk membuat masker stroberi dan lemon, lakukan langkah-langkah berikut :

Caranya:

  • Siapkan 8 buah stroberi dan setengah sdt lemon.
  • Hancurkan stroberi hingga halus dan tambahkan perasan lemon, aduk hingga merata.
  • Oleskan pada wajah selama 15-20 menit.
  • Kemudian bilas dengan air dingin.
  • Rutinkan dengan frekuensi pemakaian 1-2 kali dalam seminggu.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

Demikianlah contoh 8 jenis masker untuk kulit berminyak. Selamat mencoba dan selamat tinggal kulit berminyak!

8 Cara Mengatasi Gigi Berlubang Menggunakan Bahan Alami

Anda menderita gigi berlubang? Kondisi ini seringkali menyakitkan. Disamping itu gigi berlubang juga bisa memburuk jika tidak segera ditangani dengan baik. Masalah gigi berlubang disebut juga sebagai karies. Makanan yang menempel pada gigi dalam waktu lama, terlalu sering ngemil, kurangnya florida, mulut kering, kebersihan mulut yang buruk, peralatan gigi yang usang serta gangguan makan. Beberapa hal tersebut bisa memicu adanya infeksi bakteri sehingga terjadi demineralisasi atau penghancuran jaringan keras pada gigi.

Tanda serta gejala gigi berlubang dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat permasalahan. Gejala yang umum timbul meliputi sakit gigi, sensitivitas gigi, rasa nyeri saat makan dan minum, nampak adanya lubang pada gigi yang terinfeksi, adanya noda hitam pada gigi dan permukaan gigi berwarna coklat atau putih. Ketika gigi berlubang sudah tidak bisa diobati maka bisa menyebabkan sakit gigi yang parah, infeksi hingga harus mencabut gigi. Terlepas dari semua upaya yang bisa dilakukan untuk mengobati gigi berlubang, tindakan pencegahan dan perawatan akan perlu anda lakukan untuk mencegah kerusakan gigi.

Gigi berlubang tidak saja mempengaruhi kepercayaan diri namun juga membawa ketidaknyamanan. Beberapa cara mengatasi gigi berlubang di bawah ini bisa anda gunakan untuk menghindari masalah memburuk sekaligus membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut:

1. Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung antrakuinon yang dapat mengendalikan bakteri penyebab kerusakan gigi. Kandungan dalam lidah buaya juga memberi efek anti-inflamasi pada gigi dan gusi yang terinfeksi sekaligus mengurangi pembengkakan dan nyeri. Senyawa dalam lidah buaya akan mendorong pemulihan masalah gigi dengan lebih cepat. Anda bisa menggunakan gel lidah buaya sebagai pasta gigi atau berkumur dengan seperempat cangkir jus lidah buaya selama beberapa menit setelah menggisik gigi.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Gusi Bengkak

2. Garam

Garam dapat digunakan sebagai bahan perawatan gigi berlubang. Ia memiliki sifat antiseptik serta antibakteri yang membantu mengatasi gigi berlubang. Disamping itu, garam dapat mengurangi rasa sakit, mengurangi peradangan serta mencegah infeksi dan pertumbuhan bakteri dalam mulut. Cukup larutkan satu sendok teh garam ke dalam satu gelas air hangat.

Gunakan larutan ini untuk berkumur selama satu menit. Anda bisa melakukan perawatan ini tiga kali sehari hingga sembuh. Cara lainnya dengan mencampurkan setengah sendok teh garam dan sedikit jus lemon untuk membuat pasta. Gunakan pasta untuk memijat gusi dengan lembut kemudian gunakan air hangat untuk berkumur. Campuran ini bisa anda gunakan untuk membunuh bakteri.

3. Licorice

Berdasarkan sebuah penelitian yang diterbitkan American Chemical Society’s Journal of Natural Products, akar licorive bisa membantu menjaga kesehatan gigi. Terdapat dua senyawa aktif antibakteri yang terkandung dalam licorice yaitu licoricidin dan licorisoflvan. Senyawa aktif tersebut akan membantu mencegah pertumbuhan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang. Licorice juga bisa mengurangi plak yang berpengaruh pada masalah gigi berlubang. Gunakan bubuk akar licorice kering untuk menyikat gigi.

➡ Baca Juga Cara Membersihkan Telinga

4. Kunyit

Kunyit adalah salah satu ayurveda yang sangat sering digunakan. Kandungan dalam kunyit akan meringankan rasa sakit dari gigi berlubang. Sifat anti-inflamasi serta antibakteri dalam kunyit akan membantu menjaga kesehatan mulut serta mencegah kerusakan gigi karena infeksi bakteri. Anda bisa mengoleskan bubuk kunyit pada gigi yang terinfeksi kemudian biarkan selama beberapa menit sebelum berkumur dengan air hangat. Lakukan perawatan satu hingga dua kali sehari selama beberapa hari.

5. Bawang Putih

Bawang Putih sering direkomendasikan untuk mengatasi gigi berlubang dan kerusakan gigi. Kandungan dalam bawang putih juga akan meringankan rasa sakit serta membuat gigi dan gusi menjadi lebih sehat. Anda bisa membuat pasta dari tiga hingga empat siung bawang putih yang ditambahkan sedikit garam. Oleskan pasta tersebut pada gigi yang terinfeksi dan biarkan selama sepuluh menit sebelum menggunakan obat kumur. Anda juga bisa memanfaatkan minyak bawang putih pada gigi yang terinfeksi untuk meredakan nyeri dengan cepat.

6. Obat kumur berfluoride

Flouride baik untuk kesehatan gigi dan membantu remineralisasi gigi. Kekurangan mineral bisa membuat gigi rusak. Mouthwash atau obat kumur yang mengandung fluoride akan sangat efektif dalam mencegah terjadinya gigi berlubang atau kerusakan gigi yang mungkin timbul. Setelah sikat gigi, berkumurlah dengan obat kumur yang mengandung fluoride. Lakukan ini setiap pagi dan malam sebelum tidur.

➡ Baca Juga Cara Menyembuhkan Sariawan

7. Cengkeh

Minyak cengkeh dapat membantu meringankan nyeri yang diakibatkan gigi berlubang atau kerusakan gigi lainnya. Eugenol adalah minyak esensial penting yang ditemukan dalam cengkeh. Kandungan ini memiliki fungsi penting dalam tindakan analgesik. Kandungan minyak cengkeh juga memiliki sifat antimikroba yang bisa menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, virus dan jamur. Ambil sedikit minyak cengkeh dan pijat secara ringan bagian gigi yang terinfeksi. Anda juga bisa menggunakan kapas yang mengandung minyak cengkeh kemudian mengoleskannya pada gigi yang berlubang.

8. Ekstrak Vanila

Esense vanila murni dikenal sebagai obat yang efektif untuk meredakan berbagai gejala yang ditimbulkan gigi berlubang. Ekstrak vanila juga bisa digunakan untuk meringankan nyeri akibat gigi berlubang. Hal ini karena kandungannya yang bersifat antiseptik. Anda bisa mencelupkan bola kapas dalam ekstrak vanila dan mengoleskannya pada gigi yang terinfeksi dan gusi disekitarnya.

➡ Baca Juga Cara Memutihkan Kuku

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk menghentikan gigi berlubang atau masalah menjadi lebih buruk adalah dengan merawat kesehatan gigi dan mulut sebaik mungkin. Sikatlah gigi minimal dua kali sehari selama dua menit yaitu di pagi hari dan malam hari sebelum tidur. Bersihkan juga lidah setiap hari dan berkumur dengan obat kumur sekali sehari.

Silahkan dicoba cara mengatasi gigi berlubang yang telah disebutkan diatas. Anda juga perlu menggunakan benang gigi untuk memastikan tidak ada sisa makanan yang tertinggal di sela gigi. Anda mungkin juga perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

9 Cara Mengatasi Rambut Bercabang Dengan Mudah Dan Alami

Rambut bercabang merupakan masalah besar bagi setiap wanita. Rambut bercabang terjadi akibat tidak sinkron antara sel pertumbuhan rambut yang disebabkan banyak faktor sehingga rambut tidak lurus tumbuh. Salah satu faktor yang paling sering membuat rambut bercabang adalah zat kimiawi rambut yang terdapat pada cat warna.

Dalam keseharian seorang wanita, tidak sedikit di antara mereka yang mengeluhkan permasalahan pada rambut seperti ketombe (keadaan dimana kulit rambut menjadi kering sehingga mudah lepas), kering dan rambut yang bercabang. Ketiga permasalahan tersebut selalu menjadi kasus tersering dan fokus utama bagi seorang wanita terlebih lagi jika wanita tersebut memiliki aktivitas yang padat dan jarang melakukan perawatan khusus.

Salah satu dari sekian banyak masalah yang ditakutkan wanita adalah rambut bercabang. Rambut bercabang tentunya bisa mengganggu penampilan dan kepercayaan diri wanita tersebut.

Rambut panjang lebih sering mengalami rambut bercabang. Meski demikian, bagi yang memiliki rambut pendek juga dapat mengalami masalah tersebut jika tidak memperhatikan kesehatan rambut serta kulit kepala.

Rambut bercabang tidak membahayakan bagi tubuh. Bukan pula sebagai indikasi dari berbagai penyakit yang bisa menimbulkan kematian. Rambut bercabang lebih hanya karena alasan kosmetika. Pada artikel kali ini saya akan menyuguhkan bagaimana menghilangkan rambut bercabang dengan cara alami sehingga akan mempercantik penampilan. Hal ini karena rambut adalah mahkota dari seorang wanita dan harus mendapat perawatan yang lebih baik.

1. Potong rambut

Mengatasi rambut bercabang bisa dilakukan dengan memotong rambut. Potonglah rambut Anda dengan incian mengambil batas rambut yang sehat. Dengan demikian, kita akan mengontrol pertumbuhan rambut sehingga, kita dapat memulai kembali perawatan yang baru sehingga dapat menumbuhkan rambut yang tidak bercabang.

Untuk jadwal potong ujung rambut yang mulai bercabang, dapat dilakukan setidaknya setiap 6 bulan sekali untuk merapikan ujung rambut yang mulai bercabang. Jika rambut Anda sudah terlalu parah maka langkah terbaik adalah memotong ujung rambut lebih cepat dari biasanya yaitu 2 bulan sekali.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

2. Minyak zaitun

Minyak yang satu ini memang memiliki banyak fungsi salah satu kandungan dari minyak ini berfungsi melembutkan rambut anda. Cara membuat hal tersebut dapat terjadi dengan mulus yaitu sebagai berikut:

Caranya:

  • Campurkan 1 sendok minyak zaitun pada seluruh permukaan rambut sebelum Anda memulai keramas di pagi hari.
  • Kemudian diamkan selama 5 menit
  • Lalu bilas dengan sampo atau
  • Dengan cara lain, Anda dapat mencampurkan minyak zaitun, minyak jarak serta minyak almond.
  • Kemudian mulai pemijatan rambut dari ujung rambut yang patah kemudian ke akar rambut, dengan ketiga ramuan tersebut
  • Setelah itu bungkus dengan handuk tunggu kurang lebih selama 10 menit
  • Tahap akhirnya bilas dengan air biasa.

3. Buah Alpukat

Selain memiliki rasa yang enak dan membuat badan segar ketika sedang suntuk, buah ini juga baik bagi tubuh kita, salah satunya adalah bagus bagi rambut kita dimana berfungsi dalam rambut dengan bercabang. Cara membuat buah ini sedemikian rupa yaitu:

Caranya:

  • Masukkan buah alpukat ke blender ditambah 2 putih telur, yang perlu diingat adalah hanya putih telur hal ini dikarenakan putih telur mengandung protein tinggi.
  • Kemudian lumuri rambut anda dengan resep tersebut.
  • Diamkan selama beberapa menit
  • Lalu bilas dengan air dingin, mengapa harus air dingin? Sebab air dingin memiliki fungsi mengontraksi serat-serat rambut sehingga protein yang diperoleh dari putih telur secara maksimal diserap oleh rambut.

➡ Baca Juga Cara Meluruskan Rambut Tanpa Rebonding

4. Madu, Yogurt dan Lemon

Ketiga bahan ini sangat bagus dicampurkan bila cuaca lagi panas, karena vitamin c yang terdapat di ketiga bahan ini sangat tinggi sehingga mampu membuat tubuh menjadi bugar kembali. Selain dari hal itu ketiga bahan ini memiliki fungsi pada tubuh secara langsung yaitu pada rambut, dengan cara sebagai berikut:

Caranya:

  • Siapkan 2 sendok makan madu, 2 sendok makan yogurt dan satu buah lemon.
  • Campurkan ketiga bahan tersebut lalu oleskan pada kulit kepala.
  • Diamkan selama 15 menit
  • Lalu bilas dengan air hangat.
  • Penggunaan madu sendiri bisa memberikan kelembapan yang maksimal, hal ini dikarenakan madu mengandung kolagen tinggi.
  • Perawatan ini lebih maksimal jika dilakukan 2 sampai 3 kali dalam 1 hari dengan cara teratur setiap hari lebih baik dalam menghasilkan rambut lurus tidak bercabang secara maksimal.

5. Cuka apel

Cuka apel selain berfungsi dalam menurunkan berat badan, dapat juga mengatasi rambut bercabang secara alami. Dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

Caranya yaitu:

  • Campurkan satu sendok makan minyak gandum dan setengah cangkir sari cuka apel.
  • Kemudian tambahkan air secukupnya, air yang dipakai tidak memandang suhu jadi lebih baik digunakan air dengan panas hangat-hangat kuku.
  • Kemudian oleskan campuran tersebut pada saat rambut basah.
  • Setelah itu diamkan selama 10 menit, untuk campuran meresap secara maksimal
  • Kemudian bilas kembali dengan air bersih tanpa perlu memakai shampo lagi.

6. Telur

Kita tentu kenal dengan telur, telur bisa digunakan sebagai lauk yang mengandung protein hewani tinggi, telur bisa mengatasi rambut bercabang yaitu:

Caranya:

  • Siapkan satu butir telur dan ambil putih telurnya saja
  • Lalu campurkan dengan tiga sendok minyak zaitun, serta satu sendok madu.
  • Kemudian pijat rambut hingga kulit kepala dengan ramuan ini,
  • Diamkan selama 40 menit.
  • Bilas dengan air hangat.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Rambut Kering

7. Buah Pepaya

Buah pepaya selain dapat melancarkan pencernaan tubuh kita, juga dapat menghilangkan rambut bercabang secara alami. Pepaya diketahui memiliki kandungan protein yang dapat melembutkan dan merawat kesehatan rambut. Hal ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

Caranya:

  • Campurkan buah pepaya yang sudah dihaluskan dengan yogurt.
  • Kemudian, kedua ramuan tersebut dioleskan dari akar rambut hingga ujung rambut.
  • Diamkan selama 10 menit
  • Lalu bilas dengan air bersih.

8. Lidah Buaya

Kandungan yang terdapat pada lidah buaya dapat menghitamkan dan menyehatkan rambut serta menghilangkan rambut bercabang secara alami. Caranya adalah sebagai berikut:

Caranya:

  • Ambil lidah buaya dan belah menjadi 2.
  • Kemudian oleskan lender dari lidah buaya ke seluruh permukaan rambut
  • Tunggu selama 15-20 menit.
  • Kemudian bilas dengan air bersih.

➡ Baca Juga Cara Memanjangkan Bulu Mata

9. Vitamin B

Untuk para wanita ada baiknya memakan vitamin B. Vitamin ini berfungsi dalam pembentukkan kolagen. Hal tersebut akan membantu rambut menjadi tidak mudah rusak dan bercabang.

Demikian 9 hal sederhana yang dapat Anda buat di rumah untuk perawatan rambut bercabang. Semoga artikel ini membantu dan memberikan solusi bagi persoalan Anda. Selamat mencoba!

8 Cara Mengatasi Keputihan Secara Alami dan Ampuh

Banyak wanita yang mengalami masalah keputihan. Sebenarnya keputihan merupakan hal yang wajar. Ini merupakan respon dari vagina untuk membersihkan diri dari infeksi dan iritasi. Keputihan mengacu pada keluarnya lendir dari vagina.

Lendir yang diproduksi oleh kelenjar dalam organ reproduksi ini keluar bersama dengan bakteri dan sel-sel mati. Keputihan biasanya terjadi diantara siklus menstruasi atau masa kehamilan. Pada masa kehamilan hal ini terjadi selama beberapa hari atau beberapa minggu.

Ada banyak jenis keputihan namun keputihan yang normal berwarna bening hingga keputih-putihan serta tidak menimbulkan ketidaknyamanan seperti bau, gatal atau nyeri.

Keputihan yang tidak normal dapat menunjukkan adanya penyakit tertentu. Jika anda mengalami masalah ini, ada beberapa cara mengatasi keputihan yang bisa anda lakukan di rumah.

1. Cuka Sari Apel

Cuka sari apel menjadi obat pertama yang bisa anda coba untuk mengatasi keputihan. Kandungan dalam cuka sari apel dapat dimanfaatkan untuk mengembalikan keseimbangan pH alami tubuh.

➡ Baca Juga Cara Memutihkan Kuku

Disamping itu, cuka sari apel juga mengandung antiseptik yang dapat mengembalikan normalitas vagina serta bisa mengurangi bau vagina. Anda bisa meminum segelas air yang telah dicampur dengan satu hingga dua sendok makan cuka sari apel sehari.

2. Okra

Sayuran satu ini mulai populer di Indonesia. Disamping disebut okra, di luar negeri sayuran ini disebut juga sebagai lady’s finger. Okra mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh termasuk untuk mengatasi keputihan. Kandungan dalam okra dapat digunakan untuk mengurangi produksi lendir termasuk mengurangi keputihan.

Cara penggunaannya dimulai dengan merebus sekitar 200 gram okra dalam satu liter air. Biarkan mendidih hingga air berkurang setengahnya. Cairan ini kemudian disaring dan dibagi menjadi tiga bagian. Minumlah tiga kali sehari selama satu minggu untuk mengatasi keputihan.

3. Delima

Buah delima, daun serta kulit delima mengandung khasiat yang bermanfaat untuk mengobati keputihan. Anda bisa mencoba segelas jus delima satu kali sehari selama satu bulan. Alternatif lain adalah dengan menggiling 30 daun delima dan 10 merica hitam. C

ampuran ini selanjutnya akan menghasilkan pasta, kemudian tambahkan setengah gelas air. Saring cairan ini kemudian minum dua kali sehari selama satu minggu untuk mendapatkan hasilnya.

4. Fenugreek

Biji fenugreek dapat digunakan untuk mengatasi tingkat pH yang tidak normal. Disamping memperbaiki pH vagina, biji fenugreek juga dapat mempengaruhi kadar estrogen dalam tubuh.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Keriput

Manfaat lain dari biji fenugreek adalah kemampuannya untuk menguatkan imunitas tubuh secara alami. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk memanfaatkan biji fenugreek sebagai obat keputihan.

Pertama, rendah satu sendok teh biji fenugreek dalam air selama semalaman, kemudian saring air dan tambahkan satu sendok teh madu. Cairan ini bisa anda minum dengan perut kosong.

Cara kedua adalah dengan merebus dua sendok teh biji fenugreek dalam empat cangkir air. Rebus hingga 30 menit, kemudian saring dan dinginkan. Air ini bisa digunakan untuk membasuh vagina tiga hingga empat kali sehari.

5. Daun sirih

Daun sirih dikenal memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan organ reproduksi wanita. Tidak heran jika daun sirih bisa dimanfaatkan sebagai cara mengobati keputihan. Jika anda ingin memanfaatkan daun sirih untuk mengobati keputihan, anda bisa merendam beberapa lembar daun sirih.

Rendah daun sirih selama kurang lebih dua jam dan air. Air rendaman kemudian dapat digunakan untuk membersihkan vagina. Saat ini juga telah tersedia banyak sabun produk yang mengandung ekstra daun sirih. Produk ini bisa dengan mudah anda temukan di pasaran.

6. Pisang

Pengobatan satu ini pasti cukup menyenangkan terutama jika anda pecinta pisang. Pisang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Nutrisi pisang dapat dimanfaatkan untuk meringankan gangguan reproduksi dan bisa anda gunakan untuk mengatasi keputihan.

➡ Baca Juga Cara Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pisang juga berguna untuk menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Cara mengobati keputihan dengan pisang sangat mudah. Anda cukup memakan satu hingga dua buah pisang setiap hari. Anda juga memakan pisang bersama dengan susu atau madu setiap pagi.

7. Cranberry

Cranberry bukan hanya nikmat untuk dikonsumsi, buah ini juga dapat berguna dalam mengatasi keputihan. Buah cranberry mengandung anti-jamur, antioksidan dan antibiotik. Sifat ini dapat membantu mencegah bakteri menempel pada dinding Miss V dan melawan masalah keputihan.

Minumlah satu gelas jus cranberry murni tanpa gula dua hingga tiga kali sehari. Anda juga bisa mengkonsumsi tablet cranberry namun harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

➡ Baca Juga Cara Membuat Masker Beras Sendiri

8. Jahe

Bahan selanjutnya yang dapat membantu mengatasi masalah keputihan adalah jahe. Jahe dapat mengurangi infeksi yang terjadi karena serangan bakteri di area vagina. Pemanfaatannya cukup dengan merebus 2 sendok teh jahe bubuk dalam 250 ml air. Biarkan hingga air berkurang setengahnya dan minum ramuan ini selama tiga minggu untuk meringankan gejala keputihan.

Berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil langkah atau pengobatan apapun bisa menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Ada banyak jenis keputihan yang berhubungan dengan masalah kesehatan.

Dokter dapat mengetahui dan mencari penyebab mengenai hal ini dan anda bisa mendapatkan pengobatan yang paling tepat. Sebelum terjadi keputihan sebaiknya anda memperhatikan kebersihan Miss V. Mencegah akan lebih baik daripada harus mengobati. Berikut ini beberapa hal yang perlu anda lakukan agar terhindar dari keputihan:

  • Cuci pakaian dalam dengan larutan antibiotik atau air hangat dan biarkan kering di bawah sinar matahari
  • Hindari menggunakan pakaian dalam yang kotor
  • Hindari menggunakan pakaian dalam yang ketat
  • Hindari menggunakan pakaian dalam berbahan sintetis, anda bisa memilih pakaian dalam berbahan katun
  • Ganti pakaian dalam dua atau tiga kali setiap hari
  • Bersihkan Miss V secara menyeluruh dan basuh Miss V dari depan ke belakang
  • Pastikan Miss V kering dan tidak lembab setelah dibasuh. Anda bisa mengelap Miss V menggunakan tisu
  • Hindari menggunakan tisu dan pembalut beraroma
  • Hindari makanan berminyak dan kering, alkohol, kopi dan minuman bersoda.
  • Konsumsi yoghurt dan makanan bernutrisi seimbang
  • Coba lakukan olahraga ringan setiap hari

Cara mengatasi keputihan ini bisa dilakukan dengan mudah dengan bahan yang tidak sulit didapatkan.

Cara Menghilangkan Uban Secara Permanen dan 100% Alami

Munculnya uban merupakan proses alami yang terjadi seiring bertambahnya usia manusia. Namun, tidak menutup kemungkinan uban dapat muncul di usia muda. Uban muncul disebabkan karena tubuh telah berhenti menghasilkan pigmen melanin, yakni pigmen yang memberi warna hitam pada rambut. Di sisi lain, penyebab munculnya uban juga dapat terjadi akibat faktor lingkungan yang kotor, perlakuan yang dapat merusak rambut, genetik, serta stres.

Walaupun munculnya uban pada rambut merupakan proses yang umum terjadi, namun banyak juga orang yang merasa tidak percaya diri bila ada uban di rambutnya, khususnya bagi wanita di usia muda. Berbagai cara dilakukan untuk menutupi dan menghilangkan uban, salah satunya dengan mencabut uban. Cara ini justru tidak menyelesaikan masalah. Setiap uban yang muncul dan dicabut, akan mengakibatkan penipisan rambut, bahkan kebotakan. Tentu hal ini akan menambah rasa tidak percaya diri anda.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Rambut Kering

Pada dasarnya, hal utama yang paling dibutuhkan untuk mengatasi rambut beruban adalah kecukupan nutrisi pada rambut. Rambut yang mendapat nutrisi cukup akan nampak berisi dan hitam berkilau. Jadi, rambut beruban tidak hanya dapat sekedar ditutupi, melainkan juga harus dirawat dari dalam. Nah, berikut ini beberapa cara menghilangkan uban secara alami yang dapat dilakukan di rumah.

1. Perasan Lemon

Lemon banyak mengandung vitamin B, C, dan fosfor. Kandungan ini dapat meningkatkan pertumbuhan rambut serta memberikan nutrisi sehingga rambut terlihat berkilau dan berisi. Penggunaan perasan lemon untuk mengatasi munculnya uban sangat mudah dilakukan. Hanya dengan menggunakan perasan lemon di area kulit kepala dan rambut, lalu dilakukan pemijatan seperti layaknya keramas.

Untuk hasil yang optimal, ‘sampo alami’ ini perlu didiamkan selama 30 menit pada rambut dan kulit kepala. Setelah 30 menit berselang, maka perasan lemon yang masih berada di kulit kepala dan rambut dibersihkan dengan meggunakan sampo. Penggunaan perasan lemon ini juga dapat dikombinasi dengan bahan lain yang bernutrisi bagi rambut yakni seperti minyak almond, minyak kelapa, sari bawang merah, atau gula bit dan wortel.

➡ Baca Juga Cara Mengatasi Rambut Bercabang

2. Minyak Almond

Minyak almond kaya akan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan. Penggunaan minyak almond pada rambut dan kulit kepala dapat mencegah munculnya uban prematur. Cara menggunakan minyak almond sama seperti menggunakan sampo biasa, yakni kulit kepala dipijat perlahan agar minyak almond dapat menyerap baik pada kulit kepala dan rambut. Setelah itu, sisa minyak almond yang menempel pada kulit kepala dan rambut, dibilas menggunakan sampo dan air hingga bersih.

3. Sari Bawang Merah

Sari bawang merah selain dapat mengatasi kebotakan dan penipisan pada rambut, ternyata juga dapat mengatasi munculnya uban. Penggunaan sari bawang merah ini dapat dikombinasi dengan perasan lemon sehingga hasil yang didapat lebih optimal.

4. Minyak Kelapa

Minyak kelapa memiliki manfaat yang baik bagi rambut, diantaranya merangsang pertumbuhan rambut, menjaga kelembaban rambut, serta melawan infeksi yang dapat menjangkiti kulit kepala. Dengan pemberian nutrisi yang cukup, maka minyak kelapa dapat digunakan untuk mengatasi munculnya uban. Rambut yang telah ‘kosong’ tanpa pigmen melanin, akan kembali terisi dengan nutrisi yang baik bagi rambut.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

5. Teh Hitam dan Kopi

Teh hitam tidak hanya baik bagi kesehatan tubuh secara umum, melainkan juga dapat memberi nutrisi pada kulit dan rambut. Kandungan kafein dari teh hitam dapat menguatkan dan mencegah kerusakan rambut, memberikan warna hitam alami, serta membuat rambut terlihat berkilau. Manfaat ini juga bisa didapatkan dari kopi yang sama-sama mengandung kafein. Penggunaannya pun cukup mudah, yakni dengan merebus 2 sendok makan bubuk teh hitam atau kopi dengan penambahan 1 sendok teh garam. Perebusan dilakukan dengan sedikit air selama 2 menit, setelah itu air rebusan didinginkan dan dapat langsung dipakai pada kulit kepala dan rambut, seperti menggunakan sampo.

6. Menggunakan Henna

Mewarnai rambut merupakan cara ampuh untuk menutupi munculnya uban. Namun, jika menggunakan cat rambut berbahan kimia yang cenderung dapat merusak rambut, justru akan memicu semakin banyak munculnya uban. Maka, dalam mewarnai rambut diperlukan zat alami yang efektif dan relatif aman, seperti henna.

➡ Baca Juga Cara Meluruskan Rambut Tanpa Rebonding

7. Kulit Kentang

Tidak hanya umbinya yang dapat digunakan, namun ternyata kulit kentang juga memiliki kandungan yang dapat dimanfaatkan, khususnya bagi kesehatan rambut.

8. Amla (Gooseberry)

Amla atau yang lebih dikenal sebagai Gooseberry, merupakan buah yang banyak digunakan sebagai campuran bahan alami untuk menjaga kesehatan dan kecantikan tubuh. Penggunaan amla secara rutin akan menghambat munculnya uban. Tidak hanya dapat digunakan secara tunggal, amla juga dapat dikombinasi dengan bahan alami lain seperti minyak kelapa atau minyak almond.

Pada dasarnya, masih banyak cara alami lain untuk mengatasi munculnya uban. Tidak hanya dapat menutupi uban, melainkan juga dapat menjaga rambut agar tetap bernutrisi sehingga munculnya uban dapat dicegah. Cara-cara tersebut tidak akan efektif bila pencetus munculnya uban masih saja dilakukan, seperti penggunaan zat kimia yang dapat merusak rambut, stres, bahkan pola makan yang tidak baik. Maka dari itu, untuk mendapatkan hasil yang optimal, beberapa tips alami yang telah dijelaskan sebelumnya harus diaplikasikan secara rutin dan disiplin, serta menghindari pencetus munculnya uban.