8 Cara Mengatasi Rambut Kering, Mengembang, Kering dan Kasar Secara Alami

Salah satu fungsi dari rambut adalah untuk mempercantik penampilan seseorang dan bisa dikreasikan sedemikian rupa untuk menyempurnakan penampilan. Dengan pentingnya peranan rambut tersebut, maka berbagai masalah rambut seperti rontok, kering, bercabang dan lainnya akan sangat mengganggu dan harus segera ditangani.

Penyebab Rambut Kering

Ada beberapa faktor yang menjadikan penyebab rambut kering, rontok atau bercabang seperti salah satunya adalah polusi yang akan membuat rambut menjadi tidak sehat, kusut, kering dan penampilannya terlihat buruk. Begitu juga dengan cahaya matahari yang terlalu menyengat yang akan membuat keadaan rambut menjadi semakin buruk.

Selain itu berbagai produk perawatan rambut yang tidak sesuai, hair dryer, berenang, salah shampo, kurang minum air putih, kurang vitamin dan berbagai aktivitas lainnya juga semakin memperparah kerusakan rambut.

Untuk mengembalikan kelembaban pada rambut yang kering sebenarnya bisa dilakukan dengan mudah yakni memanfaatkan berbagai bahan yang ada di sekitar kamu seperti beberapa cara mengatasi rambut kering yang akan kami berikan berikut ini.

1. Gelatin

Protein yang terkandung dalam gelatin sangat berguna untuk mengembalikan kelmbaban pada rambut rapuh dan juga kering. Gelatin ini akan melapisi setiap helai rambut sehingga menjadi lebih lembab sampai ke akar.

  • Campur 1 sendok makan agar-agar atau gelatin dengan 1 gelas air hangat.
  • Diamkan selama 5 menit sampai gelatin larut merata menjadi gel.
  • Tambahkan dengan 1 sendok teh cuka apel serta 6 tetes minyak esensial dan campur rata.
  • Keramas rambut seperti biasa lalu oleskan gel pada rambut dan diamkan selama 10 menit dan bilas sampai bersih. Lakukan sebanyak 1 minggu sekali.

2. Minyak Zaitun

Minyak zaitun atau minyak jagung dan minyak jarak juga sangat direkomendasikan untuk mengatasi rambut kering untuk menutrisi sekaligus melembabkan rambut yang kering.

  • Campur 1/2 cangkir minyak zaitun, jarak atau minyak jagung dengan lavender, sage atau rosemary.
  • Panaskan dengan api kecil selama 30 menit lalu saring dan biarkan hingga hilang panasnya selama 10 sampai 15 menit.
  • Usapkan ke rambut dan lakukan sedikit pemijatan lembut.
  • Bungkus kepala dengan handuk yang sudah basah dengan air panas selama 15 menit lalu bilas sampai bersih dan lakukan sebanyak 2 kali seminggu.

➡ Baca Juga Cara Menghaluskan Rambut

3. Mayonaise

Mayoaise juga bisa digunakan sebagai kondisioner alami untuk menutrisi dan melembabkan rambut yang kering serta berbagai kandungan yang ada di dalam mayonaise akan menyehatkan rambut secara menyeluruh.

  • Siapkan 1 mangkuk kecil mayonaise dan keramas dulu rambut seperti biasa.
  • Oleskan mayonaise secara merata dari akar sampai ujung rambut.
  • Bungkus rambut dengan shower cap atau plastik dan diamkan selama 30 menit lalu bilas sampai bersih dan lakukan sebanyak 1 minggu sekali.

4. Yoghurt dan Minyak Lavender

Yoghurt dan minyak esensial seperti minyak lavender akan memperbaiki struktur rambut yang rusak dan rapuh. Dua bahan ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut yang sering memakai alat styling rambut.

  • Campurkan 1/2 cangkir yoghurt plain atau tawar dengan 2 sendok makan minyak zaitun serta 6 tetes minyak esensial lavender dengan menggunakan blender.
  • Campur beberapa bahan tersebut sampai rata dan oleskan pada rambut lalu keringkan dengan hair dryer.
  • Tutup dengan shower cap dan diamkan selama 15 sampai 20 menit dan bilas dengan air hangat serta lakukan sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

➡ Baca Juga Cara Menumbuhkan Rambut Bayi

5. Minyak Almond, Zaitun atau Minyak Kelapa

Ketiga jenis minyak ini adalah beberapa bahan yang sudah digunakan sejak lama untuk menutrisi rambut yang kering. Sirkulasi darah pada kulit kepala akan semakin lancar dan juga merangsang kelenjar sebaceous supaya sebum bisa dihasilkan lebih banyak serta memberikan lapisan pelindung alami untuk rambut.

Pastikan minyak untuk dipanaskan supaya minyak esensial bisa meresap sempurna sampai ke akar rambut dan menutrisinya dengan baik. pijatan dengan memakai minyak esensial yang dipanaskan akan melumasi rambut yang kering dan mencegah rambut dari kerusakan serta tekstur yang kasar.

  • Siapkan minyak esensial yang kamu suka seperti minyak zaitun, minyak almond atau minyak kelapa dan tuangkan ke dalam mangkuk.
  • Panaskan minyak esensial tersebut cukup sebentar saja agar hangat.
  • Gosokkan minyak esensial pada telapak tangan dan balurkan ke kulit kepala dan lakukan pijatan ringan.
  • Jangan terlalu keras memijat sebab justru akan merusak rambut.
  • Lakukan pijatan selama 15 menit lalu diamkan setidaknya 2 jam atau semalam untuk hasil yang lebih baik dan cuci sampai bersih. Lakukan sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

6. Cuka Sari Apel

Cuka apel juga menjadi salah satu zat pengkondisi alami rambut yang sudah sejak dulu digunakan dan sangat baik untuk kutikula serta lapisan luar rambut kamu. Kutikula memiliki peranan penting untuk melapisi setiap helai rambut sehingga bisa terlihat bersinar dan halus.

Pada saat kamu keramas, maka kutikula rambut akan terbuka dan jika kamu tidak melakukan penutupan kutikula rambut, maka hasilnya rambut terlihat kering dan kasar sesudah seleai keramas. Shampo sendiri juga akan menyebabkan rambut menjadi kusam dan kering karena residu yang menempel pada batang rambut dan menyumbat kutikula semakin menumpuk.

➡ Baca Juga Cara Meluruskan Rambut Tanpa Rebonding

Cuka apel ini tidak hanya menutup kembali lapisan kutikula untuk melindungi rambut, namun juga akan membersihkan penumpukan residu yang ada di setiap batang rambut, mengembalikan kadar pH rambut dan juga sebagai kondisioner alami.

  • Siapkan 1 gelas cuka apel murni dan juga 3 sampai 4 gelas air putih.
  • Campur air dengan cuka apel lalu keramas rambut seperti biasa dan untuk bilasan terakhir, gunakan campuran cuka apel tersebut.
  • Diamkan selama beberapa menit lalu bilas kembali dan keringkan memakai handuk.
  • Untuk awal, gunakan cara ini sebanyak 1 sampai 2 kali dalam seminggu dan untuk beberapa minggu kemudian, kurangi dosis pemakaiannya.

7. Alpukat

Alpukat menjadi salah satu buah super yang mengandung banyak nutrisi seperti vitamin E, vitamin A, vitamin K, vitamin D, besi, protein, tembaga, asam amino, magnesium dan juga potasium. Dalam alpukat juga mengandung biotin yang akan membuat rambut menjadi lebih kuat, sehat dan lembab.

  • Siapkan putih telur dari 1 butir telur, minyak zaitun atau minyak kelapa, 1 sendok makan yoghurt dan juga alpukat matang.
  • Haluskan alpukat sampai rata dan tambahkan dengan putih telur, minyak esensial serta yoghurt dan campur kembali sampai menjadi pasta.
  • Pakai campuran ini sebagai masker rambut dan biarkan selama 30 menit.
  • Bilas bersih dengan air hangat untukk membersihkan sisa masker dan keringkan memakai handuk.

➡ Baca Juga Cara Melebatkan Bulu Mata

8. Pisang

Dalam pisang juga mengandung banyak vitamin seperti vitamin A, vitamin E, vitamin B, vitamin C, vitamin D, zat besi, potasium, seng, mineral dan juga mangan sert biotin untuk menutrisi rambut. Kandungan karbohidrat serta potasium akan membuat rambut kamu menjadi lembut dan melindungi elastisitas alami rambut.

  • Siapkan 1 buah pisang matang, ` alpukat matang, 3 sendok makan santan.
  • Haluskan pisang dan alpukat lalu tambahkan dengan santan dan campur sampai merata.
  • Terapkan pada rambut dalam kondisi kering dan diamkan selama 20 sampai 30 menit. Bilas sampai bersih.

Beberapa cara mengatasi rambut kering diatas bisa kamu terapkan untuk mengatasi masalah rambut kamu dan cara-cara ini sangat aman untuk digunakan dan terbukti ampuh serta sudah digunakan sejak lama. Semoga tips kali ini bisa membantu kamu untuk menutrisi rambut menjadi lebih sehat.

Cara Mengobati Batuk Berdahak Mudah, Cepat dan 100% Alami

Batuk berdahak, atau yang biasa disebut sebagai batuk produktif, merupakan penyakit gangguan tenggorokan yang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penderitanya karena menghasilkan dahak atau lendir yang berlebih pada saluran pernapasan. Tidak hanya menyebabkan sakit di area tenggorokan, batuk berdahak juga merepotkan karena penderitanya harus sering mengeluarkan dahak yang tak jarang sulit untuk dikeluarkan. Batuk berdahak umumnya merupakan penyakit lanjutan dari penyakit flu. Selain itu, batuk berdahak dapat disebabkan juga oleh alergi, iritasi pernapasan, atau infeksi bakteri dan virus.

Beberapa jenis produk obat mungkin dapat digunakan untuk mengatasi jenis batuk ini. Namun, sebagian orang juga perlu mempertimbangkan efek samping dari obat yang digunakan tersebut, seperti dapat menyebabkan kantuk. Maka dari itu, perlu adanya pengobatan alami yang tidak mengganggu aktvitas sehari-hari, aman, dan yang terpenting adalah efektif. Berikut ini akan dijelaskan beberapa cara mengobati batuk berdahak secara alami.

1. Minum Air Hangat

Ini adalah cara yang paling sederhana untuk mengatasi batuk berdahak. Rasa hangat yang mengalir di kerongkongan akan melegakan jalan napas dan cairan hangat yang kontak dengan dahak akan membantu mencairkan dahak tersebut sehingga mudah untuk dikeluarkan.

2. Menguapkan Saluran Pernapasan

Selain dengan mengonsumsi air hangat secara langsung, menggunakan uap dari air panas juga dapat mengatasi masalah batuk berdahak. Uap panas ini akan melegakan saluran pernapasan dan memudahkan dahak untuk keluar karena konsistensinya yang semakin encer akibat terpapar uap panas.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Luka Bakar

Penggunaan uap panas ini dapat dibantu dengan penambahan beberapa tetes minyak esensial seperti minyak kayu putih, lavender, timi, peppermint, dan sebagainya. Penambahan minyak esensial ini dapat berfungsi sebagai pelega pernapasan, antibakteri, antivirus, antialergi, dan pengencer dahak, tergantung dari jenis minyaknya.

3. Berkumur dengan Air Garam

Garam merupakan salah satu bahan yang berfungsi sebagai antibakteri. Berkumur dengan air garam hangat akan membunuh bakteri penghasil dahak di tenggorokan sekaligus melegakan pernapasan.

4. Seduhan dari Bumbu Dapur

Beberapa jenis bumbu dapur ternyata dapat mengobati batuk berdahak secara efektif, seperti: akar manis, jahe, bawang merah, bawang putih, adas manis, bay leaf, dan kunyit. Bahan-bahan ini dapat digunakan secara tunggal ataupun saling dikombinasi. Penggunaannya pun cukup mudah yakni dengan cara direbus untuk diambil sarinya, atau langsung diseduh dengan air panas.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Gusi Bengkak

Berbagai manfaat yang dihasilkan dari bumbu dapur ini antara lain dapat mengencerkan dahak, melegakkan pernapasan, bahkan melawan virus penghasil dahak. Selain itu, metode pengobatan ini cenderung lebih nyaman karena berbagai rasa bumbu dapur yang bisa disesuaikan dengan selera dipadu dengan rasa hangat dari air panas akan membuat tenggorokan terasa nyaman dan tubuh menjadi lebih tenang.

5. Posisi Tubuh yang Tepat

Beberapa posisi tubuh juga dapat mempengaruhi kemudahan keluarnya dahak yang mengendap di tenggorokan. Gerakan yoga yang cenderung berfokus pada sistem pernapasan, menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi masalah batuk berdahak tersebut. Beberapa gerakan yoga dapat memudahkan dahak yang mengendap di tenggorokan untuk keluar.

6. Ubah Pola Makan

Segala sesuatu yang dikonsumsi umumnya akan berpengaruh pada fisiologis tubuh seseorang, termasuk saat munculnya penyakit pada tubuh orang tersebut. Dalam hal ini, ada beberapa jenis makanan yang menyebabkan perburukan batuk berdahak, seperti makanan yang mengandung susu, daging, dan minyak. Hal ini dikarenakan semua makanan tersebut dapat meningkatkan produksi dahak. Sebaliknya, penderita batuk berdahak perlu memakan makanan yang dapat mengatasi batuk berdahak seperti sup (terutama karena mengandung wortel), sayur dan buah (seperti lemon), dan makanan pedas.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik

7. Konsumsi Madu

Tak hanya baik untuk kecantikan dan menjaga daya tahan tubuh seseorang, ternyata madu memiliki khasiat sebagai antibakteri, antivirus, dan antijamur. Maka, tak heran jika madu sering digunakan pada berbagai metode pengobatan secara alami. Selain akan meningkatkan daya tahan tubuh penderita batuk berdahak agar kondisinya tidak semakin memburuk, madu juga dapat membunuh bakteri atau virus penghasil dahak. Cara penyajiannya pun cukup mudah, yakni dengan mencampurkan madu ke dalam segelas air hangat dan diminum beberapa kali sehari, sesuai dengan kebutuhan.

Seluruh cara mengobati batuk berdahak yang telah dijelaskan tersebut memiliki efektivitas yang berbeda dalam menangani batuk berdahak. Pemilihan metode pengobatan tentu juga perlu disesuaikan dengan penyebab batuk berdahak dan kondisi tubuh penderita. Cara-cara tersebut tidak akan ampuh jika tidak diiringi dengan istirahat yang cukup dan menghindari pencetus alergi atau perburukan batuk berdahak, serta kebiasan buruk seperti merokok, konsumsi minuman beralkohol, dan kebiasaan menelan kembali dahak yang akan keluar.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

Jika dalam beberapa hari batuk berdahak tidak kunjung reda, bahkan semakin memburuk, maka perlu berkonsultasi dengan dokter agar dapat diketahui secara pasti penyebabnya serta cara penanganan yang tepat, seperti dengan menggunakan obat atau alat bantu pelega pernapasan.

8 Cara Menghilangkan Bekas Cacar di Wajah dan Kulit Secara Alami

Pernah kena penyakit cacar beberapa waktu yang lalu, besar kemungkinan sebagian besar kulit tubuh akan dipenuhi oleh bekasnya. Bekas cacar menjadi salah satu bekas luka yang terbilang sangat mengganggu, sebab bekasnya bisa terdapat pada hampir seluruh bagian tubuh, termasuk wajah.

Jika dibiarkan, maka hal ini akan terlihat sangat tidak indah dan menganggu penampilan, jadi wajar saja jika semua orang berupaya dengan keras untuk segera menghilangkan bekas cacar sesaat setelah pulih dari penyakit tersebut. Menghilangkan bekas cacar segera setelah sembuh dari penyakit itu, tentu akan jauh lebih mudah daripada menghilangkannya setelah waktu yang lama.

Ada banyak cara menghilangkan bekas cacar pada kulit yang bisa dilakukan dengan mudah di rumah, beberapa di antaranya seperti di bawah ini:

1. Pasta bubuk kayu cendana + air mawar

Penggunaan bubuk kayu cendana yang ditambah dengan air mawar, dapat membantu untuk menenangkan bekas luka dan membuat peradangan menjadi berkurang. Pasta ini cocok untuk menghilangkan bekas cacar yang baru, sebab air mawar yang kaya akan vitamin E akan membantu bekas luka pulih dengan segera.

Gunakan 5 sendok bubuk kayu cendana, ditambah air mawar secukupnya. Aduk dalam mangkuk kecil dan buatlah adonan ini menyerupai pasta. Balurkan adonan pada seluruh tubuh yang memiliki bekas cacar di malam hari dan biarkan hingga pagi. Basuh tubuh dengan menggunakan air hangat di pagi hari dan ulangi cara ini hingga bekas cacar benar-benar hilang.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Luka Bakar

2. Pasta mentimun

Kandungan air dan vitamin E yang tinggi di dalam mentimun, bisa memulihkan bekas cacar dengan efektif. Ambil satu buah mentimun dan cuci bersih, haluskan (termasuk kulitnya) dengan menggunakan blender. Terapkan pasta ini pada seluruh permukaan kulit yang memiliki bekas cacar, lalu diamkan hingga meresap sempurna (1 hingga 2 jam). Bilas dengan menggunakan air dingin, dan ulangi langkah ini setiap hari, hingga bekas cacar hilang.

3. Jagung + madu

Jagung muda juga bisa digunakan untuk menghilangkan bekas cacar, sebab jagung memiliki kandungan protein nabati yang bisa memulihkan luka dengan segera. Ambil satu tungkul jagung muda, lalu parut hingga halus dengan menggunakan parutan keju.

Campurkan jangung dengan 3 sendok madu murni dan aduk dalam sebuah mangkuk kecil hingga menjadi pasta. Balurkan adonan pasta pada bekas cacar dan biarkan hingga meresap (sekitar 30 menit). Pijat lembut pasta tersebut pada area bekas luka, dan bilas dengan menggunakan air dingin. Lakukan langkah ini 4-5 kali dalam seminggu.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Bekas Luka di Wajah

4. Jus lemon

Lemon mengandung antioksidan dan juga vitamin c yang tinggi, kedua zat ini akan membantu regenerasi kulit dengan baik. Ambil satu buah lemon segar dan peras airnya dalam sebuah mangkuk kecil. Terapkan jus ini pada bekas cacar secara merata, namun pastikan bekas cacar telah kering dan sembuh betul, agar tidak perih saat dibaluri dengan jus lemon. Biarkan hingga jus meresap (1 jam), lalu bilas dengan menggunakan air dingin. Ulangi kembali langkah ini secara rutin setiap hari, agar bekas cacar segera hilang.

5. Scrub kunyit + gula

Kunyit menjadi salah salah satu tanaman yang banyak digunakan sebagai obat, akar rimpang ini juga sangat ampuh meluruhkan kotoran dan memperlancar aliran darah pada tubuh, sehingga bekas cacar bisa hilang. Haluskan beberapa buah kunyit, lalu campurkan dengan 4 sendok gula pasir. Campurkan adonan tersebut dengan sedikit air hingga membentuk pasta kasar.

Balurkan adonan ini ke seluruh tubuh, terutama yang memiliki bekas cacar. Biarkan adonan meresap ke dalam kulit (sekitar 20 menit), lalu pijat lembut dengan gerakan melingkar. Lakukan di kamar mandi, agar mudah membilasnya. Ulangi langkah di atas 4-5 kali dalam seminggu, agar bekas luka bisa hilang dengan segera.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik Secara Alami

6. Lidah buaya

Tanaman yang kaya akan kandungan vitamin E ini sangat ampuh untuk mengembalikan kesehatan kulit, termasuk jaringan parut seperti bekas cacar. Ambil sepotong lidah buaya dan hilangkan getahnya. Belah menjadi dua bagian hingga gelnya terlihat, lalu oleskan gelnya pada bekas cacar secara merata. Biarkan gel meresap pada bekas cacar (1-2 jam), lalu bilas dengan menggunakan air dingin. Langkah ini bisa diulang sesering mungkin, agar bekas cacar bisa hilang dengan segera.

7. Madu

Madu kaya akan nutrisi alami yang baik untuk kulit, kandungan antioksidan di dalam madu dapat membantu kulit yang memiiki bekas cacar mengalami perbaikan jaringan dengan cepat. Oleskan madu murni pada bekas cacar secara merata, lalu pijat lembut dengan gerakan melingkar.

Biarkan madu meresap dengan sempurna (sekitar 1 jam), lalu bilas dengan menggunakan air hangat. Ulangi langkah ini 3-4 kali dalam seminggu, agar bekas cacar bisa hilang dengan cepat.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Bisul

8. Petroleum jelly

Petroleum jelly juga sangat ampuh untuk melembabkan kulit dan menghilangkan bekas cacar pada permukaan kulit. Ambil sedikit petroleum jelly dan oleskan pada bakas cacar secara merata. Pijat lembut hingga meresap pada kulit, tanpa perlu dibilas. Lakukan hal ini sesering mungkin (3-5 kali sehari), agar bekas luka segera pudar.

Bekas cacar akan terasa mengganggu penampilan, terutama jika berada pada area seperti wajah dan juga leher. Lakukan perawatan yang tepat dan efektif, agar bekas cacar bisa hilang dengan segera.
Cara menghilangkan bekas cacar terbilang cukup mudah dilakukan, terutama jika dilakukan segera setelah cacar sembuh, sebab saat itu kondisi kulit masih mudah untuk pulih seperti sediakala.

Cara Mengobati Kaki Keseleo dengan Metode RICE

Anda yang aktif berolahraga demi menjaga agar badan tetap bugar dan sehat walau usia semakin bertambah, mungkin pernah mengalami keseleo yang menyebabkan bagian tubuh terasa nyeri jika digerakkan. Keseleo dalam dunia medis dikenal dengan nama sprain, atau berarti cidera pada bagian sekitar persendian atau ligamen.

Pada manusia, ligamen adalah jaringan yang fleksibel dan kuat, penghubung antara tulang-tulang di persendian. Jika salah bergerak dan ligamen tertekan terlalu kuat atau tertarik terlalu lebar, maka yang terjadi adalah ligamen bisa cidera atau robek, yang akhirnya menyebabkan rasa sakit dan dalam beberapa kasus membengkak.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Rematik Secara Alami

Keseleo paling sering terjadi menyerang kaki di bagian pergelangan kaki, bisa juga pada persendian ibu jari atau pergelangan tangan. Seseorang yang mengalami keseleo akan memiliki tanda-tanda seperti berikut:

Tanda-Tanda Keseleo:

  • Sendi terasa nyeri ketika digerakkan.
  • Mengalami pembengkakan di bagian sendi.
  • Sendi menjadi kaku karena tidak digerakkan secara maksimal, pergerakan akan membuat sendi semakin sakit.
  • Warna kulit di sekitar sendi berubah menjadi warna merah atau kebiru-biruan.

Keseleo sendiri tingkat keparahannya juga bermacam-macam. Seseprang bisa saja hanya mengalami keseleo ringan, yang membuat daerah di sekitar persendian tidak bisa digerakkan ke arah tertentu, namun masih mungkin untuk digerakkan ke arah lainnya. Ada pula orang yang mengalami keseleo yang bisa terbilang parah, sampai-sampai tidak bisa sama-sekali berjalan atau menggerakkan bagian yang terkena keseleo. Berikut merupakan tingkat-tingkat keparahan keseleo:

Tingkatan-Tingkatan Keseleo

  • Tingkat 1 (ringan) : terjadinya perobekan pada bagian ligamen yang sangat sedikit sehingga menyebabkan sendi kurang stabil dan terasa sedikit nyeri.
  • Tingkat 2 (sedang) : robekan ligamen lebih besar, namun tidak sampai pecah. Cukup serius namun penderita masih bisa sedikit menggerakkan persendian.
  • Tingkat 3 (berat) : ligamen pada persendian sudah pecah karena robeknya cukup parah. Terkadang orang sering salah mengartikannya sebagai patah tulang, karena memang rasa sakitnya mirip dan persendian sudah tidak mungkin digerakkan lagi karena akan menyebabkan sakit yang amat sangat.

Jangan panik dan buru-buru ketika Anda atau anggota keluarga mengalami keseleo. Keseleo ringan bisa diobati sendiri di rumah.Namun sebaiknya Anda juga tidak usah memanggil tukang urut, karena jika salah mengurut, bisa-bisa bukan kesembuhan yang datang, namun keseleo yang bertambah parah.

Cara mudah mengobati keseleo dapat dilakukan dengan istirahat (rest), menggunakan es (Ice), menekan bagian yang keseleo (compress), dan meninggikan bagian yang keseleo (elevation). Jika disingkat, pengobatan keseleo dapat dilakukan dengan metode RICE.

1. Rest/istirahat.

Semakin digerakkan, persendian yang sedang mengalami keseleo akan semakin sakit. Oleh sebab itu, usahakan untuk mengistirahatkan daerah persendian sehingga bagian tersebut tidak bergerak terlalu banyak, atau jika memungkinkan tidak sama sekali bergerak.

➡ Baca Juga Cara Menghilangkan Mata Ikan

Hindari untuk menekan-nekan sendi yang keseleo, jangan memaksa untuk berjalan jika keseleo dialami pergelangan kaki, dan jangan mengangkat beban berat menggunakan tangan yang sedang keseleo, karena bisa-bisa robekan pada ligamen semakin parah.

2. Ice/Es

Kompres es akan menurunkan temperatur tubuh di sekitar bagian yang dikompres. Temperatur yang dingin lebih mencegah rasa sakit dan timbulnya memar akibat keseleo. Jika suatu persendian mengalami keseleo, gunakan kompres es yang dibungkus dengan kain untuk diletakkan di bagian yang terkena keseleo.

Cukup 15 menit per jamnya, rasa sakit akan jauh berkurang. Namun pastikan es tidak secara langsung menyentuh bagian kulit karena bisa menyebabkan jaringan kulit rusak.

3. Compression/Penekanan

Untuk mencegah sendi terlalu banyak bergerak dan malah menyebabkan perobekan yang lebih parah, langkah selanjutnya untuk menangani keseleo adalah dengan memberikan penekanan pada bagian yang sakit. Gunakan kain atau perban untuk membungkus bagian persendian dan mengikatnya sehingga sendi tidak mudah berputar atau digerakkan.

Namun pastikan balutan dan ikatan tidak terlalu kencang agar tidak mengganggu peredaran darah. Jika terkena keseleo ringan, dengan 1-2 hari penekanan biasanya sendi sudah pulih kembali. Berbeda halnya jika keseleo tergolong berat, maka butuh waktu sekitar 2 minggu untuk memulihkan persendian.

➡ Baca Juga Makanan Pantangan Untuk Penderita Asam Urat

  1. Elevation/Pengangkatan

Seringkali penderita keseleo akan mengalami pembengkakan di bagian ligamen yang sedang robek, karena memang peredaran darah di dalamnya ikut robek sehingga menyebabkan darah sedikit menggumpal. Pembengkakan biasanya disertai pula dengan warna kulit yang lebih gelap dibanding sekelilingnya.

Untuk menghindari pembengkakan, ada baiknya untuk memosisikan bagian yang keseleo lebih tinggi dari jantung. Misalnya, jika keseleo dialami pada pergelangan kaki, berbaringlah dan gunakan bantal untuk menyangga kaki sehingga posisinya lebih tinggi dari jantung. Dengan begini, darah akan lebih lancar mengalir ke jantung sehingga pembengkakan dapat dihindari.

Selain dengan metode RICE, jika rasa sakit sangat tak tertahankan, Anda juga bisa memberikan obat-obatanberupa obat anti peradangan yang banyak dijual di pasaran, seperti ibuprofen, aspirin, atau acetaminofen, namun tentunya harus memperhatikan dosis yang dianjurkan dan hal ini tidak disarankan bagi anak-anak yang berusia dibawah 18 tahun.

➡ Baca Juga Cara Mengobati Cantengan

Apakah Keseleo Perlu Ditangani Dokter?

Sebetulnya keseleo ringan sangat biasa disembuhkan sendiri tanpa perlu ke dokter. Namun jika keseleo terjadi cukup parah dan rasa sakit semakin bertambah kian waktu, maka sudah waktunya Anda menemui dokter untuk berkonsultasi.

Dokter biasanya akan meneliti apakah Anda mengalami fraktura (patah tulang) dengan menjalankan proses pemeriksaan dengan sinar-X (rontgen). Jika setelah keseleo Anda mengalami hal-hal berikut, maka sudah waktunya untuk berkonsultasi dengan dokter:

  • Saat terjadi keseleo ada bunyi yang menyertai seperti tulang yang retak.
  • Sendi sama sekali tidak bisa digerakkan ke arah manapun saat cidera menerpa.
  • Mati rasa pada bagian sendi yang cidera.
  • Pembengkakan yang disertai dengan panas, nyeri, atau luka terbuka.

Demikianlah cara mengobati kaki keseleo yang sangat sederhana dan bisa dilakukan siapa saja. Cara mengingatnya pun mudah, yaitu dengan akronim RICE (Rest-Ice-Compression-Elevation), Anda tidak perlu lagi khawatir berlebihan saat ada anggota keluarga yang terkena keseleo.